Salin cuplikan kode

Mengetahui Perbedaan Sistem 2 Way dan 4 Way pada Crossover Aktif

Mengetahui Perbedaan Sistem 2 Way dan 4 Way pada Crossover Aktif

Berbicara mengenai audio yang ada pada mobil pasti tidak lepas dengan speaker. Bukan hanya sebagai pengeras dan mengeluarkan suara saja, namun bisa disentuh dengan sedikit modifikasi. Sebelum itu kenali apa itu perbedaan sistem 2 way dan 4 way pada Crossover aktif.

Penjelasan Singkat Crossover Aktif
Crossover aktif adalah rangkaian yang telah dibuat khusus untuk bisa menyaring serta membagikan suara menjadi beberapa kanal. Dan di antaranya memiliki frekuensi berbeda sesuai keinginan, jadi sinyal output itu dapat diperkuat lagi demi menghasilkan bunyi dengan memakai amplifier.

Untuk memisah jalur suara, Crossover dapat dibagi menjadi beberapa pendistribusian yaitu 2 way (low, mid, high). Ada pula 4 way yang bisa memisahkan jalur menjadi empat frekuensi audio (subwoofer, low, middle dan high).
Crossover merupakan salah satu dari peralatan sound system yang fungsinya sebagai pengolah audio dalam memisahkan beberapa range frekuensi suara. Maksud dari tujuan penggunaannya adalah menghasilkan bunyi dapat didefinisikan dengan jelas. .
Kelebihannya adalah dapat memisahkan frekuensi suara karena adanya komponen RC dan Op amp, dapat juga diatur lebar bandnya dikarenakan terdapat variable resistor di konfigurasi op amp dan Rcnya.

Sedangkan kekurangannya, Crossover aktif dapat memisahkan signal audio lalu dikuatkan amplifier ke driver speaker yang cocok. Dengan ini, Anda akan memerlukan banyak power amplifier di dalam sound systemnya.
Perbedaan Sistem 2 Way dan 4 Way Pada Crossover Aktif
Sebelum memodifikasi sebuah audio, ada baiknya perlu tahu apa perbedaan 2 way dengan 4 way terlebih dahulu. Supaya tak salah dalam memilih konfigurasi speaker yang nantinya akan dipakai. Yuk simak penjelasan berikut ini.

Sistem 2 wey
Sistem ini yang jarang di pakai oleh para profesional padahal sistem 2wey memberi performa yang lebih baik pada kaualitas suara subwoofer, namun sistem 2wey ini kurang sempurna jika kita mengunakam susunan speaker  18" 15" 12" karena kebanyakan crosofer 2 wey memberi outpun hanya  low ,mid ,hing sedangkan untuk midnya frequensi digabung dengan low sehingga hasil dari suara mid kurang bagus, jika kita dengar dengan teliti maka suara mid yang keluar di speaker kurang terang masih terpengarus oleh frequensi low

Sistem 4wey
Sistem ini yang paling saya rekomendasikan kepada semua pemula,selain outputnya banya hasil dari mud hing sangatlah bagus ,kita dapat leluasa mencari frequensi yang kita sukai, biasanya di crosofer 4wey terdapat 4out yang isinya  sub.lowmid, mid,hing. Untuk lowmidnya sendiri ini bisa dijadikan low saja atau mid saja. Dan sedangkan subwoofernya bisa di pakai khusus sub saja.  Mid ini juga bisa di seting menjadi hing rendah.. namun semua tergantung dengan selera anda, namun jika mengunakan sistem 4wey ini maka kita lebih leluasa memainkan frequensi yang ada.




1. Dari Segi Pengertian
Setelah mengetahui penjelasan Crossover, pasti akan mudah mengenali sistem satu ini. 2 way, sesuai namanya berarti sebuah audio yang terdiri atas dua buah driver seperti campuran Tweeter dan midbass. Biasanya diatur oleh Crossover pasif dan bisa diupgrade ke 3 way.

Kelebihan dari jenis ini adalah telah dibekali built in processor di dalamnya, lalu mempunyai suara yang mampu naik ke tengah dasbor dan membuat suara vocal serta nada high lebih jelas. Pilihlah sistem 2 way mulai dari memilih driver berbahan dasar tahan lembap serta cuaca panas.

Sedangkan 4 way ini maksudnya juga sama seperti jenis yang lain, yaitu menggabungkan 4 rentang frekuensi terdiri dari subwoofer, woofer, midrange dan juga tweeter terdapat di atas konus. Biasanya disebut coaxial atau fullrange speaker.
Untuk 4 way dalam model coaxial atau satu kesatuan, dirancang untuk kebutuhan level frekuensi bunyi berupa replikasi audio yaitu tetap mempertahankan harmonisasi musik dan kesatuan yang dihasilkan. Kelebihan dari jenis ini adalah ambience lebih dapat.

2. Dari Segi Susunan
Instalasi pada 2 way ini sangat mudah dan biasanya jenis ini digunakan untuk audio sederhana. Urutannya meliputi mixer – equalizer – tone control – amplifier – Crossover pasif – speaker. Dalam menyusun ini tentu akan menghemat power karena menggunakan Crossover passive.

Jika menggunakan Crossover aktif pasti nanti akan memakai 2 amplifier untuk memisahkan suaranya. Dengan pasif tidak, justru akan menghemat. Namun, kekurangan sistem ini kalah dengan instalasi CA. Sehingga Amp harus yang powerful.

Seperti di pembahasan sebelumnya bahwa perbedaan sistem 2 way dan 4 way pada Crossover aktif ini menggabungkan empat frekuensi. Ada beberapa susunan 4 way yang membahas jenis ini seperti Kenwood KFC-6984PS mempunyai ukuran dua, tiga hingga empat inch midrange dengan lapis water resistant.

Pada susunan speaker 4 way, biasanya digunakan di lapangan dengan urutan subbas superscoop – mid low – lalu mid hi. Aturannya adalah frekuensi 180Hz sampai 5KHz (mid hi), 90Hz – 90Hz (mid low), dan yang terakhir 30Hz – 90Hz (sub bass).

3. Dari Segi Komponen
Sebenarnya banyak komponen 2 way dijual di online shop, seperti halnya memiliki daya 135 watt pada produk GT7-5C. Rangkaian dari Crossover aktif dengan dua buah amplifier ini identik dihubungan pada speaker.

Bagian atas 300Hz ditangani oleh speaker 2 way tapi dengan Crossover pasif. Bawahnya sama, namun memakai woofer besar atau bisa juga subwoofer. Dinamakan rangkaian mono karena membutuhkan dua PCB dalam pembuatan stereo.

Untuk jenis 4 way ini, biasanya disebut coaxial jadi speaker yang digunakan terdiri dari woofer, midrange, dan juga tweeter di dalam 1 poros berdekatan.Perantinya sengaja di desain supaya menghasilkan frekuensi rata.

Pada umumnya komponen speaker itu ada cone, suspension, magnet, voice coil, dan kerangka. Nah untuk dapat mengeluarkan suara dari listrik dibutuhkan elektromagnetik yang terdiri dari kumparan. Digunakan supaya mampu menghasilkan gerakan pada cone maju mundur.

4. Dari Segi Harga
Menyangkut harga yang di banderol speaker 2 way ini bisa dibilang cukup murah. Itu karena dia hanya memiliki dua buah driver saja tidak bertumpuk seperti produk yang lain. Apalagi sangat mudah ditemukan di beberapa online shop.

Bahkan disamping itu ada garansi saat pembelian speaker 2 way ini, biasa dibanderol sekitar Rp. 1.450.000 hingga Rp. 6.000.000. Itupun tergantung Anda membelinya dengan merk apa. Dikarenakan produknya beda harganyapun juga berbeda.

Sedangkan untuk jenis speaker 4 way, di banderol sekitar Rp 165.000,- untuk Crossover pasif. Untuk kisaran harga Rp. 900.000 an, sudah dapat menggunakan jenis aktif. Bahkan, banyak pilihan dan Anda bisa memilihnya di online shop.

Selain itu, juga tersedia pilihan produk terbaik agar Anda tidak salah pilih barangnya. Namun diharuskan untuk tetap jeli dalam memilih, pastikan pahami dulu komponen serta jenis speakernya. Karena itu merupakan pengetahuan dasar agar tak tertipu dalam membeli.
Apa saja Jenis-jenis Speaker Pilihan?
Kenali beberapa konfigurasi terlebih dahulu sebelum Anda memodifikasi audionya. Umumnya, telinga manusia dapat mendengar dari 20Hz hingga 20KHz. Nah supaya tak salah memilih sistemnya, simak beberapa jenis – jenis speaker di bawah ini.

1. Fullrange
Suara dari speaker driver ini biasanya mampu mengeluarkan 90% nada dan memerlukan tambahan lain seperti Tweeter. Jenis Fullrange dapat dijumpai di sistem sound karaoke, lapangan, masjid, bahkan gitar listrik.
2. Subwoofer
Subwoofer ini juga mampu mencakup speaker yang jauh lebih berat daripada woofer, bass reflex dan juga low pass filter di perangkat amplifier. Jadi suaranya mampu didengar oleh manusia, karena memiliki frekuensi rendah 20Hz dan biasanya ada pada sistem 4 way.
3. Woofer
Woofer juga tersedia dalam berbagai ukuran yang banyak beredar dipasaran. Untuk kelas indoor (pada mobil atau rumah) tersedia 6inch hingga 12 inch dan lapangan 15 inch sampai 18 inch. Jenis ini mempunyai daya lebih besar dari midrange, dilengkapi suspense pada sistem 4 way nya.
4. Midrange
Speaker jenis midrange ini biasanya memiliki diameter yang lebih besar dari tweeter yaitu 6 inch hingga 10 inch. Apalagi tak dilengkapi karet suspensi di membran, jadi beda dengan woofer. Suara yang dihasilkan hampir mengeluarkan getaran sama seperti tweeter pada sistem 4 way.
5. Tweeter
Tweeter biasanya didesain memiliki kumparan suara dan tersuspensi di sebuah medan magnet tetap. Lalu nantinya akan menghasilkan getaran dan kemudian timbul bunyi treeble yang begitu nyaring. Umumnya ini selalu didengar saat mendengarkan audio dan masuk kedalam sistem 2 atau 4 way.
Itulah penjelasan mengenai perbedaan sistem 2 way dan 4 way pada Crossover aktif yang mungkin dapat membantu Anda dalam memilih jenis speaker sesuai kebutuhan. Pelajari terlebih dulu sistem nya lalu barulah bisa pilih.


Subscribe to receive free email updates: