Salin cuplikan kode

terbaru penjelasan cara kerja sistem audio soundsystem

cara kerja system sudio soundsystem

kali ini kita akan membahas bagaimana sisyem audio itu ja dalam menghasilkan suara yang dapat didengar oleh telinga kita, pada dasarnya semua perangkat audio memilili system kerja yang sama hanya saya spesifikasi yang akan membedakanya antara satu dan yang lainya, audio ada beberapa macam jenis mulai dari yang bisa di pakai di area terbuka hingga yang di khususkan hanya di pakai di rumahan saja,


Bekerja dengan audio berarti bekerja dengan sistem suara. Secara alami, berbagai sistem yang tersedia untuk berbagai aplikasi memiliki kesamaan. Namun, semua sistem audio elektronik didasarkan pada satu konsep yang sangat sederhana: Untuk dapat mengambil gelombang suara yang nantinya akan dapat di dengar oleh telingga kita, mengubahnya menjadi arus listrik dan memanipulasi perangkat seperti yang diinginkan, kemudian mengubahnya kembali menjadi gelombang suara.


Sistem suara yang sangat sederhana ditunjukkan pada diagram di bawah ini. Itu terdiri dari dua jenis komponen:

Transduser - Perangkat yang mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Dua jenis transduser yang akan kita bahas adalah mikrofon (yang mengubah energi akustik menjadi energi listrik) dan speaker (yang mengubah energi listrik menjadi energi akustik).
Amplifier - Perangkat yang mengambil sinyal dan meningkatkan dayanya (mis. Itu meningkatkan amplitudo)


1.Proses dimulai dengan sumber suara (seperti suara manusia), yang menciptakan gelombang suara (energi akustik).
2.Gelombang-gelombang ini dideteksi oleh transduser (mikrofon), yang mengubahnya menjadi energi listrik.
3.Sinyal listrik dari mikrofon sangat lemah, dan harus diumpankan ke amplifier sebelum hal serius dapat dilakukan dengannya.

4.Loudspeaker mengubah sinyal listrik kembali menjadi gelombang suara, yang didengar oleh telinga manusia.

Diagram berikutnya menunjukkan sistem yang sedikit lebih rumit, yang meliputi:

- Pemroses sinyal - perangkat dan perangkat lunak yang memungkinkan manipulasi sinyal dengan berbagai cara. Prosesor yang paling umum adalah penyesuaian nada seperti kontrol bass dan treble.
- Bagian rekam dan putar - perangkat yang mengubah sinyal ke format penyimpanan untuk reproduksi nanti. Perekam tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk pita magnetik, CD optik, hard drive komputer, dll.

1.Sinyal audio dari transduser (mikrofon) dilewatkan melalui satu atau lebih unit pemrosesan, yang mempersiapkannya untuk merekam (atau langsung untuk amplifikasi).
2.Sinyal diumpankan ke perangkat rekaman untuk penyimpanan.
3.Sinyal yang disimpan diputar ulang dan diumpankan ke lebih banyak prosesor.
4.Sinyal diperkuat dan diumpankan ke pengeras suara.

tiga bagian model audio

cara yang paling sederhana mempersifirualkan sistem audio adalah: dengan membagianya menjadi tiga bagian sumber prosesor dan keluaran

- Sumbernya adalah tempat sinyal audio elektronik dihasilkan. Ini bisa menjadi sumber "langsung" seperti mikrofon atau alat musik listrik, atau sumber "pemutaran" seperti tape deck, CD, dll.
- Bagian pemrosesan adalah tempat sinyal dimanipulasi. Untuk keperluan kami, kami akan menyertakan amplifier di bagian ini.

- Bagian output adalah tempat sinyal diubah menjadi gelombang suara (oleh pengeras suara), sehingga dapat didengar oleh manusia.

Stereo portabel ini adalah contoh yang baik dari sistem yang sederhana.

Sumber: Ada tiga sumber - dua mesin pita dan satu antena radio (secara teknis sumber radio itu sebenarnya ada di stasiun radio).

Prosesor: Termasuk equalizer grafis, keseimbangan stereo kiri / kanan, dan amplifier.

Output: Ada dua kabinet speaker (satu di setiap ujung), masing-masing berisi dua speaker. Perhatikan bahwa ada juga dua output alternatif: Soket headphone (yang menggerakkan speaker kecil di dalam set headphone) dan soket "saluran keluar" kembar (yang memasok umpan untuk sistem audio eksternal).

Sekarang bayangkan sistem suara multi-kilowatt digunakan untuk konser stadion. Meskipun ini adalah sistem yang kompleks, pada intinya ada tiga bagian yang sama: Sumber (mikrofon, instrumen, dll), prosesor dan speaker.

Apa pun skala proyeknya, prinsip dasar yang sama dari reproduksi yang baik berlaku.

Subscribe to receive free email updates: