Mp3 keyboard klik tulisan di bawah

cara kerja power amplifier berdasarkan klasifikasi C,D,AB dll

penjelasan power amplifier berdasarkan klasnya



 Rangkaian Amplifier adalah rangkaian yang memperkuat sinyal. Tindakan penguat dan pertimbangan penting untuk rangkaian praktis penguat transistor juga dirinci dalam artikel sebelumnya.

Sekarang mari kita coba memahami klasifikasi amplifier. Amplifier diklasifikasikan menurut banyak pertimbangan.

berdasarkan jumlah tahapan

Tergantung pada jumlah tahap Amplifikasi, ada penguat satu tahap dan penguat multi-tahap.

- Amplifier satu tahap Ini hanya memiliki satu rangkaian transistor, yang merupakan amplifikasi satu tahap.

- Amplifier Multi-tahap Ini memiliki beberapa rangkaian transistor, yang menyediakan amplifikasi multi-tahap.


berdasarkan output

Tergantung pada parameter yang diperkuat pada output, ada penguat tegangan dan daya.

- Penguat Tegangan Rangkaian penguat yang meningkatkan level tegangan sinyal input, disebut     sebagai penguat Tegangan.

- Power Amplifier Rangkaian amplifier yang meningkatkan level daya sinyal input, disebut sebagai       Power amplifier.

Berdasarkan sinyal input

Tergantung pada besarnya sinyal input yang diterapkan, mereka dapat dikategorikan sebagai penguat sinyal kecil dan penguat sinyal besar.

- Penguat Sinyal Kecil Ketika sinyal input sangat lemah sehingga menghasilkan fluktuasi kecil pada arus    kolektor dibandingkan dengan nilai diamnya, penguat ini dikenal sebagai penguat sinyal kecil.

- Penguat sinyal besar Ketika fluktuasi arus kolektor besar yaitu di luar bagian linier dari karakteristik,      penguat dikenal sebagai penguat sinyal besar.


Berdasarkan rentang frekuensi

Tergantung pada rentang frekuensi sinyal yang digunakan, ada penguat audio dan radio.

Penguat Audio Rangkaian penguat yang menguatkan sinyal yang terletak pada rentang frekuensi audio yaitu dari rentang frekuensi 20Hz hingga 20 KHz, disebut sebagai penguat audio.

Power Amplifier Rangkaian amplifier yang menguatkan sinyal yang terletak pada rentang frekuensi yang sangat tinggi, disebut sebagai Power amplifier.

Berdasarkan Kondisi Bias

Tergantung pada mode operasinya, ada amplifier kelas A, kelas B dan kelas C.


1.Penguat Kelas A Kondisi bias pada penguat daya kelas A sedemikian rupa sehingga arus kolektor mengalir untuk seluruh sinyal AC yang diterapkan.

2.Penguat Kelas B Kondisi bias pada penguat daya kelas B sedemikian rupa sehingga arus kolektor mengalir selama setengah siklus dari sinyal input AC yang diterapkan.

3 Penguat Kelas C Kondisi bias pada penguat daya kelas C sedemikian rupa sehingga arus kolektor mengalir kurang dari setengah siklus sinyal AC input yang diterapkan.

4.Penguat Kelas AB Penguat daya kelas AB adalah penguat yang dibuat dengan menggabungkan kelas A dan kelas B untuk mendapatkan semua keunggulan dari kedua kelas dan untuk meminimalkan masalah yang mereka miliki.

Berdasarkan metode Coupling

Tergantung pada metode kopling satu tahap ke yang lain, ada RC digabungkan, Transformer digabungkan dan penguat digabungkan langsung.


RC Coupled amplifier Rangkaian amplifier multi-tahap yang digabungkan ke tahap berikutnya menggunakan kombinasi resistor dan kapasitor (RC) dapat disebut sebagai penguat RC ditambah.

Penguat Terpasang Transformer Rangkaian penguat multi-tahap yang dikopel ke tahap berikutnya, dengan bantuan transformator, dapat disebut sebagai penguat berpasangan Transformator.

Direct Coupled amplifier Rangkaian penguat multi-tahap yang digabungkan ke tahap berikutnya secara langsung, dapat disebut sebagai penguat kopling langsung.

Berdasarkan Konfigurasi Transistor

Tergantung pada jenis konfigurasi transistor, ada amplifier CE CB dan CC.


Penguat CE Rangkaian penguat yang dibentuk menggunakan kombinasi transistor yang dikonfigurasi CE disebut penguat CE.

Penguat CB Rangkaian penguat yang dibentuk menggunakan kombinasi transistor berkonfigurasi CB disebut penguat CB.

Penguat CC Rangkaian penguat yang dibentuk menggunakan kombinasi transistor yang dikonfigurasi CC disebut penguat CC.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "cara kerja power amplifier berdasarkan klasifikasi C,D,AB dll"

Post a Comment

Gunakan bahasa yang sopan dalam berkomentar

close
<script
//]]>